Nurdalilah, Siti ; " />
Art Original
(SKRIPSI) Pengaruh Metode Pembelajaran Computational Thinking Pada Materi Gaya di Sekitar Kita di Kelas 4 SDN Rahayu 01
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bernalar kritis dan pemahaman konsep sains siswa tingkat sekolah dasar yang masih terjebak pada pola pembelajaran konvensional berbasis hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis efektivitas serta pengaruh metode pembelajaran Computational Thinking (CT) terhadap hasil belajar siswa pada materi Gaya di Sekitar Kita. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui metode quasi-experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, yang menetapkan kelas IV B (15 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas IV A (15 siswa) sebagai kelas kontrol di SDN Rahayu 01. Teknik pengumpulan data memanfaatkan tes objektif berupa pretest dan posttest serta observasi lapangan. Hasil analisis data membuktikan adanya perbedaan yang sangat signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Temuan utama menunjukkan rata-rata perolehan posttest kelas eksperimen mencapai 84,80, yang secara substansial lebih unggul dibandingkan kelas kontrol (69,00). Nilai ini tidak sekadar merepresentasikan peningkatan angka, melainkan menunjukkan tingginya tingkat efektivitas penerapan Computational Thinking dalam proses pembelajaran. Peningkatan skor posttest tersebut mengindikasikan lonjakan hasil belajar yang bermakna, di mana metode CT terbukti efektif merestrukturisasi pemahaman kognitif siswa pada materi Gaya di Sekitar Kita. Keberhasilan ini terkonfirmasi secara statistik melalui uji Independent Sample t-test yang menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa secara ilmiah, metode Computational Thinking sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Efektivitas tersebut lahir dari kapasitas CT yang memfasilitasi siswa untuk mengonstruksi nalar mekanis secara terstruktur dan logis, sehingga pembelajaran menjadi proses inkuiri saintifik yang mendalam, bukan lagi sekadar hafalan teoretis.
Tidak tersedia versi lain