Muhaemin, Pauji Abdu; ; " />
Art Original
(SKRIPSI) Optimalisasi Program Sekolah dalam Menumbuhkan Karakter Religius Siswa SD Kelas V di SD Cipeuyeum 02
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara tujuan ideal pendidikan karakter di sekolah dan realitas perilaku religius siswa kelas V di SD Cipeuyeum 02, di mana tingkat partisipasi awal siswa dalam kegiatan keagamaan baru mencapai 48% atau 12 dari 25 Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan karakter religius, mengidentifikasi berbagai faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis dampak optimalisasi program terhadap perubahan perilaku sehari-hari siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan penentuan subjek secara purposif, yang meliputi Kepala Sekolah, Guru PAI, Wali Kelas V, dan sepuluh orang siswa kelas V. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif pasif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi program berhasil dilaksanakan melalui penguatan pembiasaan doa sebelum dan sesudah belajar dengan menerapkan strategi keteladanan teman sebaya, serta pelaksanaan Salat Dzuhur berjamaah melalui pengawasan melekat dan penerapan sanksi edukatif berbasis keadilan restoratif. Budaya sekolah 5S, keteladanan konsisten dari guru, serta pemanfaatan fasilitas masjid publik menjadi faktor pendukung utama, sedangkan faktor penghambatnya meliputi disonansi nilai antara sekolah dan lingkungan rumah, tingginya paparan gawai tanpa pengawasan, dan keterbatasan alokasi waktu istirahat. Setelah optimalisasi program diterapkan, capaian partisipasi aktif siswa dalam kegiatan keagamaan meningkat dari 48% menjadi 84% atau 21 dari 25 Siswa. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan pengendalian diri, tumbuhnya rasa memiliki terhadap tempat ibadah, serta penurunan kebiasaan berkata kotor. Simpulannya, kombinasi pendekatan humanis, strategi diferensiasi, dan sanksi pedagogis terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran serta partisipasi religius siswa sekolah dasar.
Tidak tersedia versi lain