"Teruslah Bodoh Jangan Pintar" adalah novel fiksi populer karya Tere Liye (diterbitkan oleh Sabak Grip, 2024) yang mengkritik keserakahan dan ketidakadilan saat hukum dipegang oleh "serigala berbulu domba". Buku ini mengajak pembaca memaknai ulang "kebodohan" sebagai kerendahan hati dan ketulusan, berlawanan dengan kepintaran yang sering disalahgunakan