Buku ini merupakan bagian ke-12 dari seri Koten Bungaku Zenshū terbitan Poplar Shō yang mengadaptasi kisah klasik Taiheiki ke dalam format teks yang lebih mudah dipahami oleh pembaca muda dan pemula. Diadaptasi oleh akademisi dan pakar sastra Jepang Noichi Imoto, karya sastra militer (gunki monogatari) bersejarah ini berfokus pada narasi konflik perebutan kekuasaan, perpecahan istana utara da…
Buku Perang Abad-21 dan Sishankamrata karya Hary Bagyo menganalisis relevansi doktrin Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) dalam menghadapi dinamika geopolitik dan ancaman militer maupun non-militer yang semakin kompleks pada era modern. Penulis menguraikan bahwa karakteristik perang abad ke-21 tidak lagi terbatas pada konfrontasi fisik konvensional, melainkan telah bergese…
Buku "Kebangkitan Jiwa Keprajuritan Nasional" yang diterbitkan oleh Yayasan Pembela Tanah Air (1997) mengulas secara mendalam rekonstruksi sejarah, nilai-nilai filosofis, serta rekam jejak pembentukan semangat kemiliteran di Indonesia. Melalui narasi historis yang berfokus pada masa-masa krusial seperti pembentukan tentara Pembela Tanah Air (PETA) dan masa revolusi fisik, tim penulis mendokumen…
Buku ABRI dan Agenda Perubahan: Bunga Rampai Seskoad merupakan kumpulan pemikiran strategis dan karya ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada masa awal reformasi Indonesia tahun 1999. Buku ini mendokumentasikan pemikiran kritis para perwira dan akademisi militer—termasuk gagasan visioner tokoh reformis seperti Agus Wirahadikusumah—mengenai reposis…
Buku ini mengulas seni kepemimpinan militer melalui analisis komparatif strategi, keputusan krusial, dan psikologi panglima perang legendaris, serta bagaimana pendekatan biografi kolektif digunakan untuk merumuskan esensi universal ilmu komando. Karya ini tidak hanya mendokumentasikan evolusi taktik tempur, tetapi juga merumuskan prinsip kepemimpinan modern yang relevan baik di dalam maupun di …
Militer kembali ke barak adalah sebuah metode analisis politik terhadap fenomena mundurnya militer dari dunia politik. Di Banyak negara berkembang, sebanyak 36 persen (dari keseluruhan) terjadi melalui pemilihan umum yang terencana di bawah pengawasan rezim militer yang sedang berkuasa. Bab 1: Konsekuensi-konsekuensi dari Pemerintahan Militer Bab 2: Berbagai Dimensi Militer Kembali ke Bar…
Jenderal TNI (Purn.) A.M. Hendropriyono pada tahun 1968 pernah bertugas di Kalimantan Barat (1968 ) sebagai perwira muda dari pasukan elite Puspassus (cikal bakal Kopassus sekarang). Ketika itu ia tergabung dalam Detasemen Tempur 13 yang ditugasi melaksanakan operasi para-komando. Di masa penugasan yang kedua ia tergabung dalam Satuan Tugas 42 yang diberi tanggung jawab melaksanakan operasi S…