Aloysius Soni BL de Rosari ; " />
Text
Elegi Penegakan Hukum: Kisah Sum Kuning, Prita, hingga Janda Pahlawan
Karut marut penegakan hukum. Di tanah air merupakan elegi yang tidak berkesudahan. Perangkat hukum hanya merupakan alat permainan penguasa yang bisa diputar balik sesuka hati.
Apalagi bila menimpa wong cilik yang lemah dan buta hukum; maka penegak hukum yang sangat fasih bicara pasal dapat memanfaatkan mereka yang lemah; sehingga keadilan dan kebenaran yang didambakan sulit tercapai.
Kisah Sum Kuning; Sengkon-Karta; Lingah-Pacah; Marsinah; Fuad Muhammad Syafruddin; bisa dikonstruksikan publik sebagai serangkaian kisah â€Âperadilan sesat†versi Indonesia. Skenario cerita pidana dilakukan berbagai cara; sehingga yang tidak bersalah dijatuhi hukuman.
Praktik seperti ini bukan karena kekhilafan manusia; tetapi terjadi karena unsur kesengajaan dari aparat penegak hukum dengan berbagai tujuan. Ada yang semata-mata asal mengungkap; tetapi ada juga yang dirancang justru untuk menutupi pelaku sebenarnya. Masih banyak kisah elegi lainnya yang menyentuh hati; seperti Prita; nenek Minah; atau dua janda pejuang. Buku ini diharapkan bisa membuka mata hati kita semua soal hukum dalam praktik; serta perbaikannya demi Indonesia yang lebih baik.
Tidak tersedia versi lain