Susanto, Haris ; " />
Text
Matinya Sang Buruh
Dengan sudut pandang filsuf Jean Baudrillard, khususnya yang terbuhul dalam terminologi khas The End of Labour, buku yang semula adalah tesis S2 penulis di Departemen Filsafat Universitas Indonesia ini, secara komprehensif berupaya menyingkap sejumlah persoalan yang menyebabkan fenomena kelumpuhan buruh di kurun kapitalisme global, hingga secara personal ia tak lebih dari sebuah sekrup atau baut tak bernama dalam konstruksi mesin-mesin produksi raksasa. Buruh yang di masa Marx dipandang sedemikian tangguh dan sangat bertenaga, di masa Baudrillard telah kehilangan taji, lalu tergeser menjadi sekadar tanda dan kode-kode dalam sistem produksi massal. Segala macam kebutuhannya tercukupi, bahkan boleh dibilang sejahtera, namun tanpa posisi tawar. Inilah abad hiper-kapitalisasi yang membuat buruh mengalami kelumpuhan peran dan nyaris berada di ambang kematian. Di dunia industri masa kini, yang menjadi penentu bukan lagi buruh, melainkan sistem yang menggerakkan roda-roda produksi. Buruh yang mogok- kerja hari ini, dengan gampang diganti dengan buruh yang baru esok hari, dan pergantian itu sama sekali tiada bakal berpengaruh dalam proses produksi, karena sistem penggerak roda-roda produksi senantiasa bekerja tanpa halangan yang berarti.
Tidak tersedia versi lain