Saputra, Karsono ; " />
Text
Puisi Jawa: Struktur dan Estetika
Puisi atau pantun adalah ragam karya sastra yang bahasanya dibatasi oleh irama, mantra, pantun, dan susunan baris dan bait. Puisi biasanya berisi pernyataan penulis tentang perasaan, pengalaman, dan kesan, serta memiliki irama dan kata-kata yang baik agar mudah dibaca.
Setiap daerah di Indonesia memiliki sastra puisi tersendiri, termasuk dalam Kesusastraan Jawa. Berbicara mengenai kesusastraan Jawa dalam bentuk basa pinathok atau lebih awam dikenal dengan puisi ini memiliki tiga jenis kelompok yang hidup dalam masyarakat saat ini. Pengelompokan ini didasarkan pada sejarah perkembangannya. Kelompok pertama, puisi Jawa kuna, seperti saloka, kakawin, dsb. Kedua, puisi Jawa tengahan, seperti tembang tengahan atau kidung, dsb. Dan ketiga, puisi Jawa modern/baru, seperti tembang macapat, geguritan, dsb.
Buku ini secara singkat memaparkan secara teoritis pola-pola puisi Jawa, dari puisi Jawa kuno hingga puisi modern, meliputi kakawin, kidung, macapat, sekar ageng, sekar tengahan, singir, wangsalan, parikan, guritan, dan geguritan. Pemaparan secara sistematis meliputi aspek-aspek peruangan, kebahasaan, bunyi, dan pengujaran, di samping masalah kesejarahan berikut kedudukan setiap puisi dalam sastra dan budaya Jawa. Oleh karena itu, meskipun padat, buku ini penting untuk memahami aneka bentuk puisi Jawa secara mendasar, sehingga harus dibaca oleh mahasiswa dan pemerhati sastra Jawa.
Tidak tersedia versi lain