Meilani, Siti ; " />
Art Original
(SKRIPSI) Pengaruh Penyaluran Zakat Konsumtif dan Zakat Produktif Terhadap Tingkat Kemiskinan: Studi pada Baznas Kabupaten Cianjur
Kemiskinan masih menjadi permasalahan utama di Indonesia, khususnya di Kabupaten Cianjur. Berbagai upaya penanggulangan kemiskinan terus dilakukan, salah satunya melalui instrumen zakat. Zakat memiliki potensi besar dalam mengentaskan kemiskinan melalui penyaluran secara konsumtif yang bersifat bantuan langsung dan produktif yang bersifat pemberdayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyaluran zakat konsumtif dan zakat produktif terhadap tingkat kemiskinan mustahik di BAZNAS Kabupaten Cianjur.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 60 orang mustahik penerima zakat di BAZNAS Kabupaten Cianjur. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Regresi Logistik Ordinal dan Uji Mann Whitney U Test dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat konsumtif tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan mustahik dengan nilai signifikansi 0,082 > 0,05. Besarnya pengaruh zakat konsumtif terhadap kemiskinan mustahik sebesar 13,4% berdasarkan nilai Nagelkerke R Square. Zakat produktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan mustahik dengan nilai signifikansi 0,023 < 0,05. Besarnya pengaruh zakat produktif terhadap kemiskinan mustahik sebesar 21,6% berdasarkan nilai Nagelkerke R Square. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara penyaluran zakat konsumtif dan zakat produktif terhadap tingkat kemiskinan mustahik dengan nilai signifikansi 0,010 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa zakat konsumtif berperan sebagai bantuan sosial jangka pendek, sedangkan zakat produktif lebih berpengaruh dalam pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan mustahik di BAZNAS Kabupaten Cianjur.
Tidak tersedia versi lain