Faiziyah, Silvy Khofifah ; " />
Art Original
(SKRIPSI) Pengalaman Komunikasi Mahasiswa dengan Orang Tua Tunggal dalam Pembentukan Efikasi Diri: Studi Fenomenologi di Universitas Halim Sanusi
Dinamika struktur keluarga menjadi orang tua tunggal akibat kematian membawa perubahan pada pola interaksi antara anak dan orang tua. Komunikasi interpersonal dalam keluarga ini memiliki peran krusial sebagai bentuk persuasi verbal yang menjadi fondasi bagi pembentukan efikasi diri mahasiswa dalam menghadapi tantangan akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis esensi pengalaman komunikasi mahasiswa dengan orang tua tunggal, memaknai pengalaman tersebut dalam pembentukan efikasi diri serta mengidentifikasi gaya komunikasi orang tua tunggal yang dapat mendorong terbentuknya efikasi diri mahasiswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman subjektif pada tujuh mahasiswa Universitas Halim Sanusi yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa esensi pengalaman komunikasi mahasiswa ditandai oleh dinamika kedekatan emosional, keterbukaan, interaksi situasional serta proses adaptasi pasca kehilangan. Pengalaman komunikasi tersebut dimaknai dalam pembentukan efikasi diri yang terwujud melalui dukungan emosional, penguatan verbal, pengakuan terhadap pendapat dan pemberian ruang dalam pengambilan keputusan. Gaya komunikasi yang terungkap didominasi oleh gaya demokratis yang ditandai dengan komunikasi dua arah dan keterbukaan, meskipun ditemukan pula dinamika gaya permisif serta transisi dari gaya otoriter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas komunikasi interpersonal dalam keluarga dengan orang tua tunggal berperan penting dalam pembentukan efikasi diri mahasiswa melalui mekanisme pemodelan sosial dan persuasi verbal yang mendorong keberanian serta kemandirian mahasiswa dalam mengambil keputusan dan menghadapi tantangan baik di lingkungan akademik maupun sosial.
Tidak tersedia versi lain