Zaini, Sahrul ; " />
Art Original
(SKRIPSI) Pengaruh Intensitas Penggunaan WhatsApp Group Terhadap Perilaku Komunikasi Pasif Pemuda Karang Taruna di Desa Jatimulya, Kabupaten Sumedang
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh intensitas penggunaan WhatsApp Group terhadap Perilaku Komunikasi Pasif pemuda Karang Taruna di Desa Jatimulya, Kabupaten Sumedang. Masalah utama dalam penelitian ini adalah tingginya tingkat kepasifan komunikasi pemuda di dalam grup virtual organisasi. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah Teori Penetrasi Sosial dan konsep kohesivitas kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional melalui analisis regresi linear sederhana dengan teknik total sampling kepada 18 orang responden. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,00, nilai F-hitung sebesar 0,01 dengan angka signifikansi 0,906 (> 0,05), serta nilai t-hitung sebesar -0,12 dengan angka signifikansi sebesar 0,906 (> 0,05). Berdasarkan hasil kalkulasi tersebut, diperoleh keputusan bahwa Hipotesis Nihil (H₀) diterima dan Hipotesis Kerja (\(H_{a}\)) ditolak. Hal ini membuktikan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara intensitas penggunaan WhatsApp Group terhadap Perilaku Komunikasi Pasif pemuda Karang Taruna di Desa Jatimulya. Kepasifan komunikasi Pemuda murni disebabkan oleh faktor sosiopsikologis kelompok di luar media digital, yaitu rendahnya kohesivitas sosial dan adanya hambatan psikologis berupa rasa canggung akibat belum terbangunnya kedekatan interpersonal yang mendalam di dunia nyata. Pengurus organisasi disarankan untuk lebih mengoptimalkan kegiatan interaksi tatap muka secara berkala guna mencairkan kecanggungan komunikasi antar-Pemuda.
Tidak tersedia versi lain