Hasan ; " />
Art Original
(SKRIPSI) Peran Inovasi Layanan Wakaf dalam Pengelolaan Wakaf di LAZIS PUI
Pengelolaan wakaf memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan aset wakaf yang produktif. Namun, pengelolaan wakaf masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi masyarakat, keterbatasan akses layanan, serta tuntutan terhadap pengelolaan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, lembaga pengelola wakaf dituntut untuk menghadirkan inovasi layanan yang mampu meningkatkan kualitas pengelolaan wakaf. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran inovasi layanan wakaf dalam pengelolaan wakaf di LAZIS PUI, mengidentifikasi bentuk-bentuk inovasi layanan yang diterapkan, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Direktur LAZIS PUI, pengelola layanan wakaf, serta masyarakat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa LAZIS PUI telah menerapkan berbagai inovasi layanan wakaf, seperti layanan konsultasi wakaf, digitalisasi layanan melalui website dan media sosial, sistem pembayaran digital menggunakan transfer bank dan QRIS, serta pengembangan berbagai program wakaf produktif. Penerapan inovasi layanan tersebut berperan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan wakaf, mempermudah akses masyarakat terhadap layanan wakaf, memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga. Keberhasilan inovasi layanan didukung oleh komitmen lembaga, pemanfaatan teknologi digital, dan kualitas sumber daya manusia, sedangkan kendala yang dihadapi meliputi belum optimalnya sosialisalisasi kepada masyarakat serta masih rendahnya literasi wakaf dan literasi digital. Dengan demikian, inovasi layanan menjadi strategi yang penting dalam mendukung pengelolaan wakaf yang lebih profesional, efektif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan di LAZIS PUI.
Tidak tersedia versi lain