Nurpadillah, Annisa ; " />
Art Original
(SKRIPSI) Komunikasi Interpersonal Perempuan Fatherless dalam Membangun Kemandirian: Studi Fenomenologi Sosial di Kota Bandung
Fenomena fatherless semakin menjadi perhatian di Indonesia karena ketidakhadiran figur ayah, baik secara fisik maupun emosional, dapat memengaruhi pembentukan komunikasi interpersonal dan kemandirian perempuan pada masa dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman komunikasi interpersonal perempuan fatherless, memaknai perjuangan mereka dalam membangun kemandirian, serta mendeskripsikan dinamika komunikasi interpersonal dan kemandirian dalam kehidupan sehari-hari. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan analisis fenomenologi sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan fatherless memiliki pola komunikasi interpersonal yang ditandai dengan keterbukaan yang selektif, kehati-hatian dalam membangun kepercayaan, serta kemampuan empati dan dukungan sosial yang berkembang melalui pengalaman hidup mereka. Kemandirian dimaknai sebagai proses adaptasi dan pembentukan identitas yang mencakup kemandirian emosional, kemampuan mengambil keputusan secara mandiri, serta tanggung jawab terhadap masa depan dan aspek ekonomi. Pengalaman fatherless tidak dimaknai sebagai keterbatasan permanen, melainkan sebagai pengalaman hidup yang membentuk karakter tangguh, mandiri, dan mampu membangun hubungan interpersonal yang lebih adaptif.
Tidak tersedia versi lain