Anggraeni, Fitri ; " />
Art Original
(SKRIPSI) Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Diskusi Kelompok pada Materi Permasalahan Lingkungan dalam Pembelajaran IPAS di Kelas V: Penelitian Tindakan Kelas di SDN 4 Pananjung
Rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS, khususnya pada materi permasalahan lingkungan, mendorong perlu penerapan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan dan kemampuan analitis siswa. Studi ini tujuannya untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SDN 4 Pananjung melalui penerapan metode diskusi kelompok berbasis Problem Based Learning (PBL). Metode yang dipakai adalah PTK model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan pada dua siklus. Populasi studi ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 4 Pananjung sebanyak 24 siswa, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling karena terdapatnya permasalahan keterampilan berpikir kritis di kelas tersebut. Hasil penelitian memperlihatkan yaitu di siklus I nilai rata-rata pre-test sebesar 60,0 meningkat menjadi 68,7 pada post-test, dan ketuntasan klasikal naik dari 20,8% menjadi 33,3%; sementara di siklus II nilai rata-rata pre-test 70,0 meningkat menjadi 80,4 pada post-test, dan ketuntasan klasikal meningkat dari 33,3% menjadi 87,5%. Temuan ini memperlihatkan yaitu penerapan diskusi kelompok berbasis PBL mampu menaikkan partisipasi siswa dalam diskusi, mendorong keberanian mengemukakan pendapat, serta meningkatkan kemampuan menganalisis dan menyelesaikan permasalahan secara logis. Dengan demikian, bisa menyimpulkan yaitu metode diskusi kelompok efektif diterapkan dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid pada materi permasalahan lingkungan.
Tidak tersedia versi lain