Triana, Sita Puspa ; " />
Art Original
(SKRIPSI) Analisis Hermeneutika dalam Lagu "Tutur Batin" Karya Yura Yunita
Penelitian ini berjudul ANALISIS HERMENEUTIKA DALAM LAGU "TUTUR BATIN" KARYA YURA YUNITA. Lagu Tutur batin dibuat berdasarkan pengalaman hidup Yura Yunita yang dirasa tidak cukup di lingkungannya. lirik lagu ini memiliki makna mengenai penerimaan diri. Saat ini musik tidak hanya digunakan sebagai media hiburan saja. Lagu merupakan salah satu media untuk menyampaikan pesan atau simbol melalui keberadaan teks lagu. Banyak penyanyi yang menyuarakan pesan sosial yang disebarkan melalui lagu. Melalui lirik lagu dan nada yang diciptakan oleh penulis lagu akhirnya digunakan untuk menyampaikan sebuah pesan sosial ke masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana makna lirik lagu "Tutur Batin" karya Yura Yunita Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Hans Georg Gadamer yang berfokus pada empat kosep yaitu historis, dialektis, prasangka dan linguistik. Hasil penelitian ini dengan menggunakan hermeneutika milik gadamer menunjukan bahwa teks lagu "Tutur Batin" karya Yura Yunita memiliki makna historis yaitu refleksi dari pengalaman pribadi dan menggambarkan isu-isu sosial yang relevan, terutama yang berkaitan dengan standar kecantikan dan tekanan sosial yang sering dialami perempuan. Pada makna dialektis teks lagu ini memiliki makna sebagai medium yang menghubungkan pengalaman pribadi dengan pesan universal tentang cinta diri dan penerimaan. Pendekatan dialektis ini memungkinkan kita untuk memahami bagaimana lagu ini berfungsi sebagai alat untuk refleksi dan penyembuhan, memberikan pengaruh positif yang mendalam bagi pendengarnya. Pada makna prasangka penalaran, lagu ini memuat pesan tentang penerimaan diri, menghadapi tantangan, dan merangkul kekuatan batin. Penalaran dalam lirik "Tutur Batin" mengajak pendengar untuk merefleksikan kehidupan mereka sendiri dan menemukan kekuatan dalam penerimaan diri. Lalu terakhir pada makna lingusitik menunjukkan bagaimana Yura Yunita menggunakan bahasa untuk menciptakan narasi yang kuat dan emosional, mengajak pendengar untuk merenungkan pengalaman mereka sendiri dan menemukan kekuatan dalam diri mereka.
Tidak tersedia versi lain