Buku ini adalah biografi cinta Sukarno dengan Yurike Sanger, seorang anak SMA yang dinikahinya di masa-masa senja kekuasaannya. Meskipun buku ini dilengkapi data sejarah penting sekitar digulingkannya Sukarno yang langsung diceritakannya kepada si isteri yang ABG, tetapi Sukarno sang pemimpin besar revolusi itu dalam buku ini tidak tampil sebagai aktor politik, melainkan sebagai lelaki, suami d…
Ahmad Syafii Maarif termasuk salah satu tokoh berpengaruh medio 1980-an, bersama Amien Rais dan AR Fakhruddin, versi Majalah Tempo. Pada 27 Maret 1993, majalah ini menurunkan artikel Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, “Tiga Pendekar dari Chicago” yang mengulas generasi awal cendekiawan Indonesia di Universitas Chicago. Ketiga sosok yang mendapat sentuhan langsung dari pemikir muslim Fazlur Ra…
Para teknokrat ekonomi Indonesia adalah ekonom Pancasilais, yang menerapkan prinsip-prinsip Pancasila dalam pengabdiannya. Ekonom Pancasilais adalah ekonom yang berjuang memperbaiki kesejahteraan rakyat berdasarkan kesadaran bahwa tanpa mengakui dan menyadari kehadiran Tuhan dalam kehidupan umat manusia, maka rancangan-rancangan bisnis dan kebijakan-kebijakan ekonomi hanya akan memperburuk kead…
Nusantara menyimpan banyak sekali misteri. Salah satu di antaranya yakni benda-benda pusaka dan harta kekayaan yang sangat luar biasa. Pencarian benda pusaka dan harta peninggalan masa lalu tak pernah berhenti hingga sekarang. Rantai Babi, Kantung Macan, Kitab Istambul, Batu Merah Delima menjadi benda-benda pusaka yang menjadi buruan. Siapa yang kini memiliki benda pusaka tersebut? Dikisahka…
Prof. Dr. Emil Salim: Dalam rangkaian pidato Menteri Keuangan Ali Wardhana selaku Gubernur Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional, terungkap betapa beratnya usaha beliau meloloskan diri dari tekanan perumusan kebijakan negara-negara maju. Dengan lantang Bung Ali Wardhana menggugat tanggung jawab negara-negara maju yang serta merta dalam krisis ekonomi global melepaskan stock pile karet da…
Hidup adalah pilihan dan Henk Uno sangat menyadarinya. Berawal dari kesadaran akan kekurangan dirinya di masa kecil, Henk telah memilih jalan hidupnya. Ia tahu diri dan bertekad membentuk generasi masa depan yang lebih baik. Ia rela berkorban, menekan ambisinya. Bersama Mien, Henk benar-benar mengatur langkah—menyiapkan, memilihkan sekolah, dan memperkenalkan dunia sejak dini kepada anak-a…