730 Jumlah hari aku terperangkap. 18 Jumlah hari yang tersisa bagiku untuk mencari jalan keluar. DAI, berusaha melarikan diri dari masa lalu kelam, terlibat perdagangan obat bius untuk preman paling kejam di Walled City. Tetapi, untuk menemukan kunci menuju kebebasan, ia butuh bantuan dari orang yang mampu menghilang… JIN bersembunyi, takut geng jalanan mengetahui rahasia terbesar…
Tiga anak muda mengejar dan menemukan profesi yang didamba. Matari, mengejar penghasilan untuk membayar utang kuliah dan menjalani hidup sebagai reporter. Awan, seorang pegawai bank yang menunggu waktu untuk mewujudkan impiannya sebagai penulis skenario film. Prama, seorang pekerja di perusahaan minyak yang berlimpah materi, namun belum menemukan kebahagiaan dan makna hidup. Mereka …
Oh Hae-Joon Dia terlalu suka tebar pesona. Terlalu "terbuka". Siapa dia bagiku? Adik angkat. Partner kerja terbaik. Dan, tidak. Jelas aku tidak mencintainya. Dia? Sepertinya begitu. Goo Sa-Rang Dia terlalu suka menggangguku. Menganggapku mainan yang menghibur. Siapa dia bagiku? Suami. Baru saja. Dan, ya, tentu, Aku mencintainya. Dia? Kurasa tidak begitu.
Sebagai penjelajah sejati, gue merasa perlu mengabadikan kegagahan gue di setiap momen. Jadilah buku ini, kumpulan kisah nyata gue selama “terdampar” dengan gagahnya di timur jauh Indonesia. Gue, yang anak-kota-gaul-badai ini terpaksa harus menerima kenyataan hidup jauh dari sinyal, jauh dari keluarga, dan jauh dari cinta! Semua kisah di sini adalah kisah nyata petualangan heroik gue, se…
asih mengikuti perjalanan dua bersaudara Rani dan Bima, sekuel dari buku Gerbang Nuswantara ini membawa pembaca menelusuri latar dua dimensi berbeda yang berjalan beriringan: Pengalaman Rani di Area 36 dan petualangan Bima mencari lokasi portal lewat sandi-sandi. Sebuah novel yang mengajak kita melihat kembali bukti sejarah yang tersebar di sekitar.
Sebuah perjalanan dan proses kreatif sebagai penulis cerpen di Kompas Minggu selama 27 tahun. SEBAGAI AHLI WARIS PELBAGAI KHAZANAH SASTRA DUNIA, Agus Noor sangat berani mengeksplorasi gaya. Mulai dengan siasat estetis di zaman Orde baru, sampai menolak untuk didefinisikan ketika menulis cerpen dengan berbagai gaya: surealis, absurd, populer, bahkan metropop. Baginya, menulis bukan semata-…