Novel fiksi sejarah politik ini menggunakan latar belakang kasus Pakistan untuk membongkar potret buram dan realitas di balik gemerlapnya proyek pembangunan di negara-negara Dunia Ketiga. Cerita di dalamnya menyoroti bagaimana agenda modernisasi sering kali berjalan beriringan dengan manipulasi, keserakahan, dan kehancuran moral.